Semalam sewaktu sedang bermoreh dengan Al Fadhil Ustaz Ahmad Awang selepas solat tarawikh, ustaz ada menyebut tentang perasmian Menara Jam terbesar di Makkah. Katanya perasmian telah berlangsung semalam ketika masuknya waktu Maghrib 1 Ramadhan 1431.
Pagi ini saya cuba membuat carian di internet melihat kut kut ada gambar terbaru perasmian. Ada bebarapa video yang saya jumpa di youtube, tetapi tidak pula berjumpa rakaman video acara perasmian tersebut.
Ketika menyaksikan klip di bawah ini teringat saya kepada Sabda Rasulullah S.A.W dalam sepotong hadith tentang tanda - tanda hari kiamat.
Daripada Abu Hurairah r.a. ia berkata; suatu ketika Rasulullah s.a.w. nampak di tengah-tengah orang ramai. Lalu baginda didatangi oleh seseorang yang menanyakan kepadanya: “Wahai Rasulullah s.a.w. bilakah terjadinya kiamat?” Nabi s.a.w. menjawab dengan bersabda: “Tidaklah orang yang ditanya mengenai masalah itu lebih mengetahui daripada yang bertanya. Akan tetapi aku akan memberitahukan kepadamu tentang tanda-tandanya. Iaitu, jika seorang ammah (hamba perempuan) melahirkan majikannya, itulah yang termasuk di antara tanda-tandanya. Juga apabila orang-orang yang tidak beralas kaki dan tidak berpakaian menjadi pemimpin masyarakat, maka itu juga di antara tanda-tandanya. Demikian pula apabila para pengembala domba berlumba-lumba meninggikan bangunan, maka itulah salah satu tandanya di antara tanda-tanda yang lima, yang mana tidak mengetahui yang sesungguhnya selain Allah SWT.” Kemudian baginda membacakan ayat berikut ini: “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sahajalah pengetahuan tentang hari kiamat, dan Dia-lah yang menurunkan hujan, serta mengetahui apa yang ada di dalam rahim”
(Riwayat Ibn Majah)
Masyallah betapa hebatnya Rasullullah. Baginda telah tahu apa yang akan berlaku pada hari ini. Siapa yang memberitahu Rasulullah tentang perkara ini 1431 tahun yang lalu? tidak lain dan tidak bukan itulah tanda bukti kebenaran Rasul sebagai utusan Allah.
Belakang jam
Jarum jam
berubah - ubah warna lampunya
Sekadar berkongsi maklumat dengan sahabat, molek juga kita tonton beberapa klip ini. Selamat menonton!
Visual Sejarah Pembinaan
Visual perbandingan dengan menara lain di dunia
INI FAKTA YANG LEBIH MENARIK !!. MAKKAH TERLETAK DI PUSAT DUNIA DAN MENARA JAM INI AKAN MENJADI WAKTU STANDARD GREENWICH MEAN TIME (GMT)
Sumber Mymetro MAKKAH: Umat Islam seluruh dunia boleh merujuk waktu di negara masing-masing apabila jam terbesar di dunia akan mula berdetik di menara bangunan pencakar langit di Makkah.
Menara jam yang dibina di bangunan kedua tertinggi di dunia itu akan menjadikan Makkah sebagai rujukan waktu standard dunia berbanding waktu median Greenwich.
Jam itu dijangka mampu menggantikan waktu standard Greenwich Mean Time (GMT) yang digunakan sejak 126 tahun lalu. Dalam persidangan di Doha pada 2008, ulama dan cendekiawan Islam berpendapat waktu di Makkah adalah waktu sebenar meridan dunia kerana kedudukan Makkah di tengah-tengah dunia. Waktu Greenwich dikuatkuasakan Barat pada 1884. Jam berkenaan akan mula berdetik pada 12 Ogos dalam minggu pertama Ramadan dan akan menjalani tempoh percubaan selama tiga bulan.
Menara jam Makkah mempunyai empat permukaan seluas 46 meter yang dibuat daripada jubin komposit berteknologi tinggi yang dilapik emas dan berdiri dengan ketinggian 400 meter di luar halaman Masjidil Haram.
Syarikat Premiere Composite yang ditugaskan menyiapkan binaan menara jam Makkah merangka pembinaannya dengan ketinggian 590 meter. Ketinggian itu membolehkan menara jam Makkah menjadi menara kedua tertinggi di dunia mengatasi menara Taipei 101 (509 meter) dan berada di belakang Burj Khalifa (828 meter).
Pembinaan menara jam Makkah membabitkan 250 tenaga kerja mahir umat Islam. Muka jam yang berdiameter enam kali lebih besar daripada Big Ben di London itu ditulis dengan nama Allah di atasnya dan akan diterangi dua juta cahaya LED. Menara itu turut dilengkapi 21,000 cahaya putih dan hijau yang akan berkilauan sejauh 30 kilometer sebagai pemberitahuan bagi lima waktu solat fardu. - Agensi
2 juta LED
Video rakaman masa pembinaan
Kiamat kian Hampir.. Semoga Ramadhan ini yang terbaik.
Golongan Pertama, berbahagia dan merasa senang dengan kedatangannya. Hal tersebut karena beberapa faktor:
Mereka telah terbiasa melaksanakan puasa dan mereka melakukannya dengan lapang dada, oleh karenanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan puasa sunnah Senin & Kamis, puasa Arafah, puasa Asyura’, Ayyamul Baidh (Tgl. 13,14,15) di setiap bulan, dan sebagainya, agar umat terbiasa dan berbekal dengan ketakwaan. Pengaruhnya sangat jelas. Kita lihat orang yang biasa melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Baidh, dia tidak merasa berat, capek dan lelah di saat melaksanakan puasa Ramadhan. Berbeda halnya dengan orang yang tidak pernah sama sekali melaksanakan puasa sunnah.
Berikut ini, kisah nyata para Salafus Shalih akan semangatnya dalam melaksanakan nawafil (ibadah sunnah).
Diceritakan ada seorang salaf menjual hamba sahaya perempuan kepada seseorang, ketika tiba bulan Ramadhan ia (majikan baru) menyambutnya dengan aneka makanan dan minuman sebagaimana lazimnya orang, ketika hamba sahaya melihat hal tersebut ia bertanya, “Kenapa tuan lakukan seperti ini?” keluarganya menjawab, “Untuk menyambut Ramadhan.” Seketika ia berkata, “Tidakkah kalian berpuasa selain di bulan Ramadhan? Demi Allah saya datang dari suatu kaum yang hari-harinya penuh dengan puasa laksana bulan Ramadhan, saya tidak butuh kalian, kembalikan saya kepada mereka.” Akhirnya dikembalikan ke majikan yang pertama.
Diriwayatkan bahwa Al-Hasan bin Shalih seorang ahli zuhd, ahli wara’ dan orang yang bertaqwa, ia senantiasa bangun malam, dan membaginya kepada tiga, untuk dia, saudaranya dan ibunya. Ketika ibunya meninggal ia membaginya kepada dua waktu dia dan saudaranya, ia melaksanakan shalat malam di waktu ini, dan saudaranya melakukannya di waktu yang berbeda. Ketika saudaranya meninggal maka ia melakukannya di sepanjang malam.
Diriwayatkan pula bahwa Al-Hasan bin Shalih ini memiliki seorang hamba sahaya perempuan, satu saat ia menjualnya kepada orang lain, tatkala tengah malam ia berteriak, “Hai kaum, ayo shalat malam.. ayo shalat malam..” maka bangunlah mereka sambil bertanya, “Sudahkah tiba shalat Fajar?” “Apakah kalian hanya melakukan shalat wajib saja?” jawabnya. Di pagi harinya ia kembali ke Al-Hasan bin Shalih sambil berkata, “Tuan telah menjual saya ke satu kaum yang jelek yang tak pernah shalat dan puasa kecuali yang wajib saja. Ambillah saya!”, maka tuannya mengambilnya kembali.
Mereka meyakini bahwa menahan diri dari segala kenikmatan dunia adalah salah satu faktor untuk meraih kenikmatan akhirat. Tidak makan dan minumnya orang yang berpuasa serta berhubungan suami istri sepanjang Ramadhan karena ketaatannya kepada Allah, akan menjadi sebab untuk meraih kenikmatan yang abadi di surga. Dengan keyakinan inilah mereka berbahagia dengan kedatangan bulan yang mulia ini.
Sebaliknya, mereka yang terlena dengan kenikmatan dunia yang tidak memperdulikan halal dan haramnya, itu akan menjadi faktor tidak dapatnya kenikmatan yang hakiki nanti di akhirat. Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Barangsiapa yang di dunianya biasa memakai baju sutera dia tidak akan memakainya kelak di akhirat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Mereka memahami bahwa Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk mewujudkan ketaatannya kepada Allah, dan berpacu dalam kebaikan, mereka juga mengetahui bahwa pahala yang Allah sediakan di bulan mulia ini lebih besar dari bulan lainnya. Maka tidak ada kebahagiaan yang mereka rasakan di saat datangnya bulan yang mulia ini, sebagaimana datangnya kekasih yang telah lama pergi, atau lebih dari itu.
Demikianlah golongan pertama dalam menyambut Ra-madhan.
Golongan kedua: Merasa berat dan tersiksa dengan kedatangan Ramadhan, seperti kedatangan tamu yang tidak ia cintai, menghitung jam, hari dan malamnya. Menunggu-nunggu berakhirnya Ramadhan dengan keluh kesah, merasa senang dengan hari-hari yang telah dilaluinya, terutama menjelang Idul Fitri, karena tak lama lagi ia akan meninggalkannya. Hal tersebut karena beberapa faktor di antaranya:
Mereka telah terbiasa dengan kenikmatan dunia dan syahwatnya, berfoya-foya dengan makanan dan minuman serta lainnya, bahkan dengan hal-hal yang dilarang, maka di saat datang bulan Ramadhan terhalanglah keinginan hawa nafsunya dan kebiasaannya.
Mereka terbiasa santai dan taqsir (menganggap sepele) dalam taat kepada Allah. Ada yang menyepelekan kewajibannya seperti shalat, maka ketika di bulan Ramadhan tidak ada yang mereka lakukan kecuali hanya sebagiannya saja, kalaupun mereka pulang pergi ke mesjid untuk melaksanakan shalat dan berpuasa bersama orang-orang lain, mereka melakukannya dengan berat dan keluh kesah.
Berkata budak milik Harun Ar-Rasyid di saat menghadapi bulan Ramadhan:
Bulan puasa memanggilku –bukan sembarang bulan– Aku tidak berpuasa selama sebulan. Seandainya manusia memusuhiku untuk melawan bulan. Maka aku mengajak kaumku untuk memusuhi bulan puasa.
Pada saat Ramadhan tiba, ia kena penyakit ayan, setiap harinya ia pingsan, sampai akhirnya ia meninggal sebelum menyelesaikan bulan Ramadhan.
Demikianlah keadaannya orang-orang yang merasa sesak dan berat dengan Ramadhan, mereka akan terus dihantui dengan kenikmatan dunia yang selama ini mereka dapatkan, dan akan beriltizam (melaksanakan) dengan sebagian ibadahnya saja. Hal tersebut karena lemahnya keyakinan mereka terhadap apa yang Allah janjikan untuk orang-orang yang beriman, dan tidak adanya sambutan mereka terhadap keutamaan bulan yang mulia ini; pahala yang banyak dan juga yang lainnya. Maka tidaklah heran bila mereka tidak bergembira dengan tamu Allah yang agung ini, sebagaimana kenikmatan yang dirasakan oleh orang-orang mukmin yang benar.
KOTA BARU: Majlis Agama Islam dan Adat Istiadat Melayu Kelantan (MAIK) menetapkan kadar bayaran zakat fitrah tahun ini RM7, iaitu naik 10 sen berbanding tahun lalu.
Timbalan Yang Dipertua MAIK, Datuk Kamaruddin Mohd Zin berkata, keputusan itu dibuat oleh Majlis Fatwa Ulama MAIK sebelum ini selepas mengambil kira harga semasa beras yang menjadi makanan umat Islam di negeri ini.
Dengan pengumuman itu, Kelantan adalah negeri kedua selepas Pahang yang mengisytiharkan kadar bayaran zakat fitrah di seluruh negara.
KUALA LUMPUR: Tarikh melihat anak bulan bagi menentukan permulaan puasa bagi umat Islam di seluruh Malaysia ialah petang Selasa, 10 Ogos bersamaan 29 Syaaban 1431 Hijrah.
Menurut kenyataan Pejabat Penyimpan Mohor Besar Raja-Raja Malaysia, Majlis Raja-Raja, tempat melihat anak bulan pada malam tersebut adalah Pontian Kecil di Johor; Kompleks Falak Al-Khawarizmi, Kampung Balik Batu (Melaka); Teluk Kemang (Negeri Sembilan); Bukit Melawati (Selangor); Pulau Angsa (Selangor); Bukit Jugra (Selangor), Pantai Pasir Panjang (Perak); Pantai Aceh (Pulau Pinang); Kampung Pulau Sayak (Kedah); Pemandangan Indah, Pulau Langkawi (Kedah); Menara Alor Setar (Kedah).
Baru hari ini aku tahu yang ada benda diatas kubah masjid Nabawi di Madinah itu. Rasanya ramai orang yang mengunjungi dan beribadat di masjid tersebut tidak tahu ada benda ini !
SUBHANALLAH, ini adalah sebuah keajaiban yang terjadi sekitar 90 tahun yang lalu.
Diriwayatkan oleh Sheikh Al-Zubaidi:
Ada seseorang mencoba untuk menghancurkan Kubah Nabi Muhammad SAW-- kubah warna hijau di Masjid Al Nabawi (Gumbad-e-Khizra) Madinah, yang juga menjadi tanda tepat di bawahnya terdapat makam Rasulullah SAW--. Namun, ketika sang pelaku mencoba memanjat kubah tersebut untuk memulai menghancurkannya, tiba-tiba petir kilat datang menghantamnya. Pendaki yang berniat jahat tersebut pun tewas di tempat. Anehnya tidak ada seorang pun yang mampu menghilangkan tubuhnya dari atas Kubah tersebut!
Ia juga mengatakan bahwa seorang yang saleh dari Madinah mendengar suara dalam mimpinya, bahwa tidak ada yang dapat mengambil mayat dari atas kubah itu dan bahwa ia harus dikuburkan di sana sebagai peringatan dan pelajaran bagi orang-orang yang mungkin memikirkan berusaha untuk menghancurkan kubah itu di masa depan!
Akhirnya, mereka memutuskan untuk menguburkan orang itu di sana, di atas kubah dan menutupi tubuhnya dengan kotak hijau sehingga tidak akan terlihat oleh orang.
"Bila ALLAH makbulkan d0amu, maka DIA menyayangimu, bila DIA lambat makbulkan d0amu, maka DIA ingin mengujimu, bila DIA tidak makbulkan d0amu, maka DIA merancang sesuatu yang terbaik untukmu. 0leh itu, sentiasalah bersangka baik pada ALLAH dalam apa jua keadaan...kerana kasih sayang ALLAH itu mendahului kemurkaanNya" Wallahua'lam. Read more...
Seorang Ustaz dari Malaysia telah berkunjung ke Indonesia (Sumatera) di atas jemputan salah seorang penduduk kampung disana untuk memberikan ceramah di salah sebuah Masjid. Beliau terkejut apabila melihat kawasan perkuburan di kampung berkenaan.
Beliau bertanya pada penduduk kampung berkenaan "Mengapa kubur umat Islam dan kafir disemadikan bersama?".
Jawap penduduk kampung - "Tak kan Malaikat tak tau nak bezakan mana Islam, mana kafir."
David Beckham memanglah Yahudi dan dah tak berapa popular sangat sebagai pemain bolasepak tapi fesyen rambutnya menjadi kegilaan ramai remaja Islam di seluruh dunia. Masih tak percaya Beckham sebenarnya Yahudi?
Di bawah ni ialah gambar Beckham memakai kippah iaitu ketayap kecil yang sering dipakai oleh masyarakat Yahudi Israel semasa pengebumian Datuknya. Beckham mesti bangga dengan kezaliman bangsanya ke atas GAZA. So sesiapa yang berambut ala-ala Beckham tu, sendrik mau ingat la.